RI Tawarkan Investasi Mineral Kritis ke AS, Bahlil: Tetap Utamakan Kepentingan Nasional dan Hilirisasi

“Saya juga menjelaskan bahwa dalam konteks perolehan terhadap wilayah-wilayah pertambangan yang ada, kami setelah ini, kami akan menawarkan kepada mereka mana perusahaan-perusahaan yang ingin masuk dan kemudian kita fasilitasi dan saya sudah melakukan pemetaan-pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang prospek karena kita juga harus membangun, menjaga hubungan yang sudah sangat baik ini,” ungkapnya.

Pemerintah berkomitmen mempercepat realisasi investasi agar segera berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan nilai tambah nasional.

Strategi ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global mineral kritis yang semakin penting bagi industri energi masa depan.

Melalui kebijakan tersebut, Indonesia menegaskan diri sebagai mitra strategis yang terbuka terhadap investasi global, namun tetap berdaulat dalam pengelolaan sumber daya alam dan konsisten menjalankan program hilirisasi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup