Perang Iran–Israel Bisa Picu Krisis Pangan? DPR Ingatkan Dampak Lonjakan Harga Minyak

BICARA POLITIK – Dilansir dari dpr.go.id (11/03/26), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan, mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak konflik geopolitik di Timur Tengah terhadap ketahanan pangan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikannya di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/03/2026).

Johan menyoroti meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel yang juga melibatkan Amerika Serikat.

Ia menilai konflik tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia yang pada akhirnya dapat memengaruhi sektor pangan di Indonesia.

“Dampak dari perang Iran, Israel dan keterlibatan Amerika ini perlu diseriusi untuk diamati oleh pemerintah. Yaitu berdampak kepada harga minyak dunia dan itu akan berpengaruh kepada biaya distribusi dan juga biaya produksi pangan kita,” ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Ia menegaskan bahwa persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan stok, tetapi juga menyangkut distribusi serta stabilitas harga di pasar.

Hal ini penting diperhatikan meskipun pemerintah menyatakan stok pangan selama Ramadan dalam kondisi cukup.

“Ini kalau tidak diantisipasi, maka walaupun kita punya stok banyak, ya kan klaim pemerintah di awal Ramadan itu kan kita cukup stok untuk dalam situ. Tapi persoalannya kan terjadi lonjakan harga di pasar-pasar. Salah satu sebabnya adalah tidak meratanya distribusi kita,” tegas Johan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup