Menurutnya, apabila harga minyak dunia meningkat, maka biaya logistik dan distribusi pangan juga akan ikut naik.
Kondisi tersebut berpotensi menghambat penyaluran bahan pangan ke berbagai wilayah serta memperlebar perbedaan harga antar daerah.
“Nah dengan meningkatnya harga minyak, maka juga ini akan nanti berdampak kepada terhambatnya distribusi kita. Dengan meningkatnya biaya distribusi itu. Nah karena ini harus diantisipasi secara cepat, jangan reaktif,” jelasnya.
Lebih lanjut, Johan menekankan pentingnya memperkuat produksi pangan dalam negeri agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada impor.
Ia menilai kebijakan kedaulatan pangan harus menjadi bagian penting dalam sistem ketahanan nasional.
“Ini sekaligus alarm kepada kita, agar kita tetap concern kepada produksi dalam negeri, jangan tergantung impor. Agar kebijakan kedaulatan pangan kita itu harus masuk di dalam satu tatanan ketahanan nasional,” pungkasnya.
Menurut Johan, Komisi IV DPR RI akan terus mendorong pemerintah mengambil langkah antisipatif agar gejolak global tidak menimbulkan tekanan yang lebih berat bagi petani maupun konsumen di dalam negeri.
Hubungi kami di link berikut ini : https://linktr.ee/bicarapolitik
