BNPT: Terorisme Tetap Jadi Ancaman Global, Bertransformasi dan Adaptif di Era Digital

BICARA POLITIK – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menegaskan terorisme masih menjadi ancaman global yang persisten dan kian adaptif, terutama di ruang digital.
Kepala BNPT Komjen Pol. Eddy Hartono menyatakan isu terorisme tetap menjadi perhatian serius komunitas internasional karena terus berkembang mengikuti dinamika zaman.
“Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai bahwa terorisme ini tetap menjadi ancaman global,” ujar Eddy, dilansid dari tribratanews pada Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menjelaskan, PBB menggunakan istilah persisten dan adaptif untuk menggambarkan bahwa jaringan terorisme tetap menjadi bahaya laten dan ancaman berkelanjutan.
Pola gerak dan strategi mereka, kata dia, terus menyesuaikan perkembangan teknologi serta situasi global terkini.
Menurut Eddy, perubahan strategi terlihat jelas dalam pergeseran medium propaganda.
Jika sebelumnya kelompok teror memanfaatkan cara konvensional seperti selebaran dan majalah untuk menyebarkan hasutan, kini mereka memaksimalkan platform digital.
Ia juga mengungkapkan adanya transformasi signifikan dalam pola pergerakan terorisme global. Struktur yang semula terpusat dan hierarkis kini cenderung terdesentralisasi.












