Banggar DPR Ingatkan Risiko Jika Defisit APBN Melebihi 3 Persen PDB

Ia menyarankan agar pemerintah memperluas basis investor melalui penerbitan SBN ritel sehingga partisipasi masyarakat dalam pembiayaan negara dapat meningkat.

Menurut Said, pelebaran defisit memang bisa memberikan ruang fiskal lebih luas dalam jangka pendek.

Namun langkah tersebut juga berpotensi menambah beban utang yang harus ditanggung negara pada masa mendatang.

Terkait wacana Quantitative Easing, Said menilai kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan kapasitas Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Pasalnya, bank sentral memiliki mandat untuk menjaga nilai tukar rupiah serta mengendalikan inflasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup