Dunia Dorong Transformasi Layanan Publik Digital, Indonesia Soroti Pentingnya Inklusi hingga Desa

BICARA POLITIK – Dilansir dari data.go.id (10/03/26), Perkembangan teknologi dan perubahan global mendorong banyak negara untuk mempercepat transformasi layanan publik.
Di tengah meningkatnya harapan masyarakat terhadap layanan yang cepat, transparan, dan adil, pemerintah dituntut menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya efisien tetapi juga inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Isu tersebut menjadi salah satu topik utama dalam panel Women Building DPI: From Vision to Delivery pada ajang GovInsider Festival of Innovation 2026 yang berlangsung pada 4 Maret 2026 di Sands Expo and Convention Centre, Singapore.
Forum ini mempertemukan pemimpin sektor publik, praktisi teknologi, serta organisasi internasional untuk membahas inovasi dalam tata kelola pemerintahan digital.
Selama dua hari penyelenggaraan, berbagai sesi seperti keynote, diskusi panel, hingga lokakarya interaktif membahas tantangan utama pemerintahan modern.
Pembahasan mencakup upaya mengatasi silo antarinstansi, memperluas inovasi kecil menjadi kebijakan berdampak besar, merancang layanan publik yang berpusat pada manusia, serta memperkuat kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan komunitas.
Salah satu topik penting dalam forum tersebut adalah pembangunan Digital Public Infrastructure (DPI) yang inklusif.
Panel yang didukung oleh GovStack menghadirkan pembicara dari Asia, Amerika, dan Eropa yang menyoroti pentingnya peran kepemimpinan perempuan dalam membangun ekosistem digital publik yang berkelanjutan.















