Kemlu Percepat Pemulangan 2.000 Lebih WNI Terdampak Kasus Online Scam di Kamboja

Berdasarkan asesmen awal terhadap 3.917 dari total 4.254 WNI yang melapor, Kemlu tidak menemukan indikasi adanya korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Dan banyak WNI yang mengakui keterlibatan mereka dalam kegiatan ilegal di Kamboja, termasuk penipuan daring,” kata Heni.

Untuk mendukung kelancaran proses pemulangan, KBRI Phnom Penh hingga 16 Februari 2026 telah menerbitkan 1.427 Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak lagi memiliki paspor.

Sementara itu, sekitar 1.200 WNI masih berada di tempat penampungan sementara dengan fasilitas yang disediakan melalui koordinasi antara KBRI dan otoritas setempat.

Kemlu memastikan pendampingan dan perlindungan terhadap para WNI tersebut terus dilakukan hingga seluruh proses pemulangan tuntas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup