Bocoran Dokumen Soros dan Protes Agustus 2025 Indonesia: Dana Aktivis Terungkap

Dokumen yang diperoleh media tersebut juga menyebut adanya program pendanaan untuk Yayasan Kurawal melalui proposal berjudul “General Support Grant for Yayasan Kurawal 2025–2028.”

Dalam proposal tersebut, Kurawal meminta pendanaan sebesar USD 1.670.782, termasuk USD 300.000 yang dialokasikan khusus untuk Papua.

Dalam dokumen tersebut Kurawal menggambarkan dirinya sebagai “lembaga perantara untuk filantropi keadilan sosial… yang bekerja untuk perubahan struktural” dengan tujuan “memperkuat lembaga dan praktik demokrasi.”

Salah satu proyek yang didanai adalah program “Ekspedisi untuk Menemukan Suara-Suara Baru.”

Program ini bertujuan membangun narasi publik alternatif melalui produksi film dokumenter, buku, serta kampanye digital yang menyasar generasi muda.

Proposal proyek tersebut menyebut bahwa “visi masa depan Indonesia dimonopoli oleh elit politik kecil” sehingga perlu diciptakan “narasi tandingan” agar masyarakat dapat merumuskan visi mereka sendiri tentang “Indonesia Baru yang lebih demokratis, adil, dan partisipatif.”

Program ini juga menargetkan distribusi konten melalui platform digital seperti TikTok, YouTube Shorts, dan Instagram Reels guna menjangkau generasi muda menjelang siklus pemilu 2029.

Meski demikian, dokumen tersebut tidak menyatakan secara langsung bahwa OSF atau organisasi penerima hibah merencanakan demonstrasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup