1.819 Produk Indonesia Bebas Tarif ke AS! Sawit hingga Semikonduktor Nol Persen

BICARA POLITIK – Dilansir dari komdigi.go.id (22/02/26), Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menyepakati penurunan tarif hingga 0 persen untuk 1.819 pos tarif produk Indonesia dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, produk yang mendapat fasilitas tarif nol persen mencakup sektor pertanian dan industri.

Komoditas tersebut antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, hingga komponen pesawat terbang.

Untuk sektor tekstil dan produk pakaian jadi, Amerika Serikat juga memberikan tarif nol persen melalui mekanisme tariff rate quota (TRQ).

Kebijakan ini dinilai berdampak besar terhadap sekitar empat juta pekerja di sektor tersebut, yang secara tidak langsung memengaruhi sekitar 20 juta masyarakat Indonesia.

Di tingkat global, kedua negara juga sepakat tidak mengenakan bea masuk atas transaksi elektronik sesuai posisi dalam forum Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Selain itu, Indonesia mendorong pengaturan transfer data lintas batas secara terbatas sesuai regulasi nasional dan memastikan perlindungan data konsumen tetap terjaga.

Airlangga menegaskan, perjanjian ini murni berfokus pada kerja sama perdagangan dan tidak mencakup isu non-ekonomi seperti pertahanan, nuklir, atau kebijakan kawasan.

Kesepakatan akan mulai berlaku 90 hari setelah seluruh proses hukum dan konsultasi dengan DPR RI diselesaikan.

Menurutnya, perjanjian ini menjadi bagian dari langkah menuju visi “Indonesia Emas” dan disebut sebagai era keemasan baru bagi hubungan dagang kedua negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup