Komisi VI DPR Desak Evaluasi Rencana Impor Mobil untuk Koperasi Merah Putih, Utamakan Produk Lokal

Ia menambahkan, impor kendaraan operasional seharusnya menjadi opsi terakhir.
“Impor adalah last resort, bukan pilihan utama, apalagi jika produk substitusi sudah ada di pasar domestik,” ucapnya.
Selaraskan Program dengan Kedaulatan Ekonomi
Nevi menilai program Koperasi Merah Putih sebagai gerakan ekonomi rakyat harus selaras dengan semangat kedaulatan ekonomi nasional.
Mengutamakan produk dalam negeri, kata dia, tidak hanya memperkuat industri otomotif, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi UMKM, industri komponen, dan lapangan kerja.
Komisi VI DPR RI, lanjutnya, mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan melakukan audit kebutuhan secara objektif serta membuka hasilnya ke publik.
“Transparansi dan akuntabilitas harus menjadi dasar setiap kebijakan impor,” ujarnya.












