BGN Nilai Insentif Rp6 Juta per Hari untuk SPPG Lebih Hemat Ketimbang Bangun Dapur MBG dari Nol

BICARA POLITIK – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan kebijakan pemberian insentif Rp6 juta per hari kepada yayasan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan menegaskan, skema insentif tersebut lebih efisien dibandingkan jika pemerintah harus membangun seluruh fasilitas dan infrastruktur SPPG secara mandiri dari awal.

“Biaya yang diberikan jauh lebih efisien dibandingkan apabila BGN membangun sendiri seluruh fasilitas dan infrastrukturnya,” ujar Dadan dikuti dari Kompas.com pada Kamis, 18 Februari 2026.

Kebijakan insentif harian itu belakangan menjadi perbincangan di media sosial.
Menurut Dadan, insentif dasar merupakan bentuk apresiasi negara kepada berbagai pihak yang berkontribusi mempercepat pembangunan dan operasional SPPG.

Ia menekankan bahwa faktor waktu menjadi pertimbangan utama dalam percepatan program MBG.

Menurutnya, waktu tidak dapat diulang sehingga percepatan pelaksanaan program memberikan keuntungan strategis bagi negara.

“Waktu berjalan satu arah dan tidak bisa diputar kembali. Karena itu, negara memberikan apresiasi agar investasi yang sudah dilakukan bisa segera kembali dan program cepat berjalan,” katanya.

Analogi Sewa Fasilitas

Untuk menjelaskan skema tersebut, Dadan mengibaratkan insentif seperti komitmen penyewaan tempat tinggal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup