Sampah Bogor Bakal Jadi Listrik! Proyek Raksasa PSEL Masuk Tahap Akhir, Ini Dampaknya untuk Warga

BICARA POLITIK – Dilansir dari jabarprov.go.id (06/03/26), Pemerintah Kota Bogor terus mempercepat realisasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya yang saat ini telah memasuki tahap akhir proses lelang pengembang.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan Chief Investment Officer Danantara, Pandu Patria Sjahrir, di Gedung Danantara, Jakarta, pada 5 Maret 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Dedie menegaskan bahwa proyek PSEL merupakan solusi strategis untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus menghadirkan sumber energi baru terbarukan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang masuk dalam gelombang pertama (batch pertama) pengembangan proyek PSEL bersama empat kota lainnya sesuai kebijakan pemerintah pusat.
Merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, pemerintah menargetkan peningkatan produksi listrik dari energi baru terbarukan melalui pengembangan proyek PSEL di berbagai daerah.
Dedie juga menekankan bahwa kesiapan lahan serta dukungan teknis menjadi faktor penting agar proyek strategis ini dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, keberadaan PSEL tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang selama ini menumpuk di tempat pembuangan akhir, tetapi juga berpotensi memperkuat ketahanan energi di daerah.
Sementara itu, Direktur Investasi Danantara, Fadli Rahman, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut turut membahas sejumlah aspek teknis guna memastikan proyek dapat berjalan sesuai rencana.
Pembahasan tersebut mencakup kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan instalasi PSEL, termasuk tahapan pembersihan lahan (land clearing) serta pekerjaan cut and fill sebelum konstruksi dimulai.
Fadli menegaskan bahwa Danantara berkomitmen mendukung percepatan pembangunan proyek PSEL Bogor Raya sebagai salah satu investasi penting di sektor energi bersih sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Melalui proyek ini, Pemerintah Kota Bogor berharap dapat mengurangi tekanan pada tempat pembuangan akhir, meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, serta menghasilkan energi listrik ramah lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat.












