PLN Siagakan Ribuan Personel Amankan Listrik Jabar Saat Mudik dan Lebaran 2026

BICARA POLITIK –  Dilansir dari jabarprov.go.id (12/03/26), Sebanyak 4.993 personel disiapkan oleh PLN melalui unit PLN UID Jawa Barat untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Masa siaga tersebut berlangsung mulai 16 hingga 31 Maret 2026.

Selama periode tersebut, sistem kelistrikan di wilayah Jawa Barat dipastikan dalam kondisi aman.

Daya mampu pasok tercatat sebesar 16.106 megawatt (MW), sementara beban puncak tertinggi diproyeksikan terjadi pada 30 Maret 2026 dengan kebutuhan listrik mencapai 8.085 MW.

Dengan kondisi tersebut, masih tersedia cadangan daya sekitar 8.021 MW.

Sementara itu, pada Hari Raya Idulfitri yang diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026, beban puncak listrik diperkirakan mencapai 5.139 MW.

Pada periode tersebut, cadangan daya diproyeksikan mencapai 10.967 MW sehingga pasokan listrik di Jawa Barat dipastikan tetap mencukupi.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masyarakat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idulfitri.

“Kita menggelar Siaga Idulfitri dengan mengerahkan SDM terbaik. Kami berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap andal dan berkualitas agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” kata Sugeng.

Ribuan personel yang bertugas selama 24 jam tersebut didukung oleh berbagai sarana operasional, di antaranya 437 unit mobil operasional serta 247 unit sepeda motor untuk mempercepat respons penanganan jika terjadi gangguan listrik.

Selain itu, PLN juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung lainnya, seperti 112 unit genset, 124 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 10 unit Unit Kabel Bergerak (UKB), 32 unit UPS, serta 23 unit crane untuk memastikan keandalan jaringan listrik selama masa siaga.

Sebagai pusat koordinasi selama periode tersebut, PLN UID Jawa Barat juga mendirikan 289 posko siaga yang tersebar di berbagai wilayah kerja.

Pengamanan pasokan listrik juga difokuskan pada 545 lokasi prioritas. Lokasi tersebut meliputi 132 tempat ibadah, 205 instansi dan objek vital, 67 titik transportasi, 114 kawasan wisata, serta 27 rest area yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama arus mudik dan libur Lebaran.***

Hubungi kami di link berikut ini : https://linktr.ee/bicarapolitik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup