Kanada dan Pemprov Jabar Kolaborasi Tingkatkan Nutrisi Remaja Putri

Menurutnya pemberian nutrisi dan gizi yang seimbang sangat penting pada usia anak remaja yang baru mengalami masa pubertas. Apalagi banyak temuan remaja putri mengalami masalah anemia.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Emma Rahmawati menambahkan, pemberian suplemen gizi remaja sudah berlangsung sejak 2006.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Nutrition International dalam pemetaan, pengawasan dan evaluasi program tersebut.
“Melihat hasil riset 2018, angka anemia remaja putri mencapai 41,93 persen. Dengan dukungan dari Nutrition International dalam penguatan program ini, pada 2023 itu (anemia) turun menjadi sekitar 36 persen,” jelasnya.
Program pemberian suplemen penambah darah terus berlanjut setiap tahun hingga pada tahun ini melalui program Generasi Emas Bebas Anemia dan _Zero New Stunting_.













