Diserbu Pembeli Mancanegara! Dekranasda Jabar Raup Ratusan Juta di Inacraft 2026

BICARA POLITIK – Dilansir dari Jabarprov.go.id (11/02/26), Dekranasda Jawa Barat sukses mencuri perhatian dalam ajang The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft 2026) yang digelar di JICC Senayan pada 4–8 Februari 2026.

Produk mode, kriya, dan kerajinan premium asal Jawa Barat diserbu pembeli, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

Ketua Dekranasda Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, mengungkapkan hingga hari terakhir pameran, stan Dekranasda Jabar mencatat performa membanggakan.

Total penjualan kumulatif dari satu stan utama dan 10 perwakilan kabupaten/kota mencapai lebih dari Rp450 juta.

“Produk-produk seperti aksesoris etnik, sepatu kulit artisan, batik tulis, hingga luaran dan kebaya modern menjadi komoditas yang paling banyak diburu pengunjung,” ujar Noneng, Selasa (10/2/2026).

Antusiasme pengunjung terlihat dari padatnya area stan Jawa Barat yang rata-rata dikunjungi lebih dari 300 orang setiap hari.

Tingginya minat ini menunjukkan bahwa kualitas produk dan narasi budaya yang diusung para pengrajin Jabar memiliki daya tarik kuat di pasar nasional maupun global.

Inacraft 2026 sendiri menargetkan 1.000 pembeli internasional dari 12 negara, termasuk Singapura, Jepang, Malaysia, Australia, hingga Amerika Serikat.

Momentum ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk memperluas jejaring dan menembus pasar ekspor.

Mengusung tema “Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft”, Dekranasda Jawa Barat mengirimkan 24 UMKM unggulan, dengan 18 di antaranya merupakan wirausaha perempuan.

Langkah ini selaras dengan visi Inacraft 2026 yang menempatkan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi kreatif nasional.

Inacraft 2026 dibuka secara resmi oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan turut dihadiri Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming Raka.

Selain pameran kriya, konsep area kuliner “Talam” yang menghadirkan kekayaan rasa nusantara turut melengkapi pengalaman pengunjung.

Melalui capaian ini, Dekranasda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing, mendorong inovasi, serta tetap berakar pada kekayaan budaya lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup