HUT ke-213 Garut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Dorong Penguatan Pariwisata Tanpa Mengorbankan Kelestarian Alam

BICARA POLITIK – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa Kabupaten Garut memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, terutama di sektor pariwisata.

Gubernur Dedi Mulyadi mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama masyarakat bisa mengoptimalkan potensi tersebut demi meningkatkan kesejahteraan daerah tanpa merusak lingkungan.

Pernyataan itu disampaikan KDM, sapaan Gubernur Dedi Mulyadi, saat menghadiri Rapat Paripurna Raraga Milangkala Garut ke-213 Tahun 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Kabupaten Nomor 22, Garut Kota, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Peringatan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut mengusung tema “Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang” sebagai simbol semangat, jati diri, dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.

Menurut Dedi, sektor pariwisata berpeluang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Selain mampu menarik kunjungan wisatawan, sektor ini juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan, bahkan dinilai bisa melampaui kontribusi sektor pertambangan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Rapat Paripurna Raraga Milangkala Garut ke-213 Tahun 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Kabupaten Nomor 22, Garut Kota, pada Rabu, 18 Februari 2026. (Instagram @bupatigarut)

Namun demikian, ia mengingatkan masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi.

Penguatan infrastruktur, strategi branding destinasi, hingga tata kelola lingkungan harus menjadi perhatian utama.

Penataan warung, rumah makan, serta kawasan wisata juga perlu dilakukan agar lebih tertib, nyaman, dan memiliki karakter khas yang membedakan Garut dari daerah lain.

Dedi menekankan, pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian alam.

Ia menilai sektor ini lebih ramah lingkungan dibandingkan eksploitasi sumber daya alam yang berisiko menimbulkan kerusakan.

Untuk itu, ia menyarankan evaluasi dan penyesuaian tata ruang wilayah Kabupaten Garut. Penataan zona pertanian, hortikultura, serta kawasan wisata perlu dipertegas guna melindungi kawasan gunung, lembah, dan lereng agar tetap terjaga dari kerusakan lingkungan.

“Garut punya kekayaan alam luar biasa. Tugas kita memastikan pengembangannya tetap berkelanjutan dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegas KDM. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup