Pelatih Persib Bojan Hodak Soroti Performa Kurzawa dan Castel di Laga ACL Two, Ini Evaluasinya

BICARA POLITIK – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan penilaiannya terhadap dua pemain anyar, Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, usai tampil pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Rabu, 18 Februari 2026.
Kurzawa tampil selama 45 menit dalam pertandingan tersebut. Hodak menilai bek asal Prancis itu menunjukkan progres, meski kondisi kebugarannya belum sepenuhnya pulih.
“Kurzawa belum fit dan di laga pertama dia hanya bermain 15 menit. Hari ini dia bermain 45 menit dan sudah lebih baik untuk saat ini jika dibandingkan pertandingan pertama,” ujar Hodak setelah laga.
Ia menegaskan tim pelatih masih membatasi durasi bermain Kurzawa secara bertahap demi memulihkan kondisi fisiknya secara optimal.
“Tapi realistisnya dia baru bisa bermain selama 35 menit,” ungkapnya.
Menurut Hodak, tantangan utama Kurzawa adalah mengembalikan ritme pertandingan setelah cukup lama absen akibat cedera.
Mantan pemain PSG tersebut dinilai masih membutuhkan waktu untuk mencapai performa terbaiknya.
Secara statistik, kontribusi Kurzawa cukup terlihat. Mengacu data Sofascore, ia mencatat satu tembakan tepat sasaran dan satu tembakan yang diblok.
Selain itu, ia mengirim tiga umpan silang dengan akurasi umpan 77 persen serta akurasi umpan panjang 60 persen.
Dalam fase bertahan, ia membukukan satu tekel sukses, satu sapuan, dua recovery, serta memenangi tiga duel darat.
Castel Tunjukkan Fleksibilitas
Sementara itu, Sergio Castel dinilai mampu menjalankan peran taktis dengan baik. Ia dimainkan di beberapa posisi, termasuk sebagai winger.
“Untuk Sergio, dia sudah menunjukkan kualitasnya. Dia tadi bermain di beberapa posisi dan bermain sebagai winger,” kata Hodak.
Castel masuk pada menit ke-69 menggantikan Berguinho.
Dalam sekitar 25 menit bermain, pemain jebolan Akademi Atletico Madrid itu mencatat akurasi umpan 75 persen dan akurasi umpan panjang 100 persen.
Ia juga membantu lini pertahanan dengan memblok satu percobaan tembakan lawan.
Hodak memahami Castel belum tampil maksimal karena Persib harus bermain dengan 10 pemain setelah Uilliam Barros menerima kartu merah.
“Mungkin dia tidak bisa melakukan segalanya karena bermain dengan sepuluh pemain. Tapi dia sudah bisa melakukan tugas dengan baik,” pungkasnya.
Kehadiran Kurzawa dan Castel memang menyedot perhatian karena keduanya direkrut dari kompetisi Eropa.
Namun, Hodak menegaskan proses adaptasi terhadap cuaca, intensitas permainan, dan atmosfer kompetisi di Indonesia tetap membutuhkan waktu.***












