Wamenkomdigi: Digitalisasi Budaya Jadi Kunci Data di Era AI, Indonesia Punya Potensi Besar

BICARA POLITIK – Dilansir dari komdigi.go.id (11/03/26), Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menilai digitalisasi kebudayaan memiliki peran strategis di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Menurutnya, data kebudayaan menjadi salah satu sumber penting dalam ekosistem data yang dibutuhkan untuk pengembangan teknologi digital di masa kini.

“Di zaman artificial intelligence ini data menjadi sangat penting dan kebudayaan adalah bagian dari semesta data itu,” tegasnya saat menghadiri penandatanganan kerja sama antara Kementerian Kebudayaan dengan berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa (10/03/2026).

Nezar menjelaskan proses digitalisasi memungkinkan berbagai karya, tradisi, serta pengetahuan budaya yang sebelumnya sulit diakses menjadi lebih terbuka bagi masyarakat luas maupun kalangan peneliti melalui berbagai platform digital.

Menurutnya, langkah tersebut sangat penting mengingat Indonesia memiliki kekayaan budaya yang besar serta sejarah peradaban yang panjang.

Ia menambahkan bahwa melalui digitalisasi, data kebudayaan tidak hanya berfungsi sebagai arsip semata, tetapi juga menjadi sumber pengetahuan yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan teknologi di masa depan.

“Melalui digitalisasi kita bisa mendokumentasikan dan memperkenalkan karya, tradisi, dan pengetahuan budaya sehingga lebih mudah diakses melalui platform digital,” jelas Nezar.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tren pengarsipan budaya secara digital juga berkembang di berbagai negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup