Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatera, 90 Ribu Hektare Hutan Dialokasikan untuk Konservasi

Ia menegaskan, tanpa intervensi yang kuat dari pemerintah, kerusakan habitat gajah berpotensi terus meluas dan dapat mengancam keberlangsungan hidup satwa dilindungi tersebut.
“Jika tidak ada langkah serius dari pemerintah, kerusakan habitat gajah akan terus terjadi. Kondisi ini tentu berisiko terhadap kelangsungan populasi gajah sebagai satwa dilindungi yang bahkan bisa menuju kepunahan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya konservasi, Presiden Prabowo juga telah menyerahkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang dimilikinya untuk dijadikan kawasan perlindungan gajah Sumatra.
Luas area yang disiapkan bahkan terus bertambah hingga mencapai sekitar 90.000 hektare.
Raja Juli Antoni menjelaskan, komitmen tersebut sebelumnya disampaikan Presiden saat berada di Aceh. Langkah itu kembali ditegaskan Prabowo ketika bertemu dengan Raja Inggris, Charles III, di London.













