Close Menu
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Headline

Indonesia Krisis Tim Ahli Cagar Budaya, Komisi X DPR Usul Tiap Daerah Miliki Minimal 5 TACB Bersertifikat

RedaksiBy RedaksiFebruari 14, 2026

BICARA POLITIK – Pelestarian cagar budaya di Indonesia menghadapi kendala serius akibat terbatasnya sumber daya manusia.

Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah menilai jumlah Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) bersertifikat saat ini belum memadai untuk menangani banyaknya objek yang harus diverifikasi.

“Kita kekurangan tim ahli cagar budaya. Padahal objek yang diduga sebagai cagar budaya sangat banyak dan semuanya harus melalui proses verifikasi,” ujar Ledia di sela rapat Kunjungan Kerja Panja Pelestarian Cagar Budaya Komisi X di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (13/2/2026).

Banyak Daerah Hanya Punya 1–2 Ahli

Politikus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan, di sejumlah kabupaten/kota jumlah TACB bahkan hanya satu hingga dua orang.

Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus saling meminjam tenaga ahli untuk melakukan kajian.

Menurutnya, proses verifikasi tidak bisa dilakukan secara bersamaan dalam banyak proyek karena membutuhkan konsentrasi penuh.

Kajian sejarah, arkeologi, budaya, hingga aspek sosiologis harus dilakukan secara mendalam dan terpisah agar hasilnya akurat.

“Kalau sedang menangani satu objek, mereka tidak boleh mengerjakan yang lain supaya analisisnya tidak bercampur. Karena itu, jumlahnya memang harus ditambah,” jelasnya.

Usulkan Minimal Lima TACB per Kabupaten/Kota

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, Komisi X mendorong pemerintah memprioritaskan anggaran sertifikasi bagi calon tenaga ahli cagar budaya.

Ledia mengusulkan target realistis, yakni setiap kabupaten/kota memiliki sedikitnya lima TACB bersertifikat.

“Minimal lima orang ahli per kabupaten/kota sudah sangat membantu. Ini yang sedang kami dorong agar pengelolaan cagar budaya bisa berjalan lebih sistematis dan profesional,” tegasnya.

Ia berharap penambahan jumlah tenaga ahli bersertifikat dapat mempercepat proses verifikasi objek diduga cagar budaya sekaligus memperkuat sistem pelestarian warisan sejarah nasional.***

Sumber : dpr.go.id

budaya DPR komisi X TACB
Share. Facebook Telegram Threads WhatsApp

Related Posts

Merebut Kembali Ruang Keputusan Indonesia di Abad ke-21

Agustus 5, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

Juni 5, 2026

HMI dan Aliansi Mahasiswa serta Masyarakat Peduli Lingkungan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tolak Pertambangan Ilegal dan Mafia Solar

Juni 5, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

Mei 25, 2026

Momentum Hari Kebangkitan Nasional, UMJ Resmikan I-CHIP untuk Kawal Kebijakan Kesehatan Berbasis Bukti

Mei 21, 2026

Krisis Pendidikan dan Kesehatan Purwakarta: Rapor Merah Pemkab Jadi Alarm Serius

Mei 11, 2026
Berita Terpopuler

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

By RedaksiAgustus 31, 2026

Satu Tahun Lagoon Linggarjati! Wisata Air Hits di Kuningan Ini Makin Jadi Favorit Keluarga

By RedaksiMaret 31, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

By RedaksiMei 25, 2026

Skema Kemitraan Dongkrak Program MBG, 24.000 SPPG Kini Beroperasi di Seluruh Indonesia

By RedaksiFebruari 24, 2026

Ombudsman RI Tegaskan Komitmen Integritas dan Hormati Proses Hukum

By RedaksiMaret 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
© 2026 Bicarapolitik.id.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.