Antisipasi Kecelakaan Perairan, Polri Siagakan Kapal Patroli di Jalur Mudik Laut 2026

Seluruh kekuatan ditempatkan di titik strategis guna memastikan respons cepat apabila terjadi insiden di perairan.
Koordinasi lintas instansi juga terus ditingkatkan, termasuk dengan operator pelayaran dan PT ASDP Indonesia Ferry, agar penanganan gangguan keselamatan dapat dilakukan secara terpadu dan efektif.
Selain itu, Polri mengedepankan pendekatan berbasis data dalam mitigasi risiko. Kebutuhan alat keselamatan seperti jaket pelampung, kesiapan armada, hingga skenario evakuasi telah dirancang secara matang untuk menekan potensi korban.
Polri memproyeksikan peningkatan arus mudik di sejumlah pelabuhan utama mulai pertengahan Maret 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18–19 Maret 2026, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Pengamanan tidak hanya difokuskan di pelabuhan, tetapi juga mencakup jalur distribusi menuju daerah tujuan melalui patroli dan pengawalan intensif.













