6 Bulan MBG Berjalan, Bumil KEK Membaik & Bayi Lahir Normal!

BICARA POLITIK – Dikutip dari kumparan.com (20/02/26), Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan lebih dari enam bulan di Posyandu Pos 1 Desa Radamata, Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, NTT, menunjukkan dampak nyata bagi kesehatan ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui).

Kader Posyandu Desa Radamata, Noviana Lede, menyebut total penerima manfaat di Pos 1 mencapai 127 orang, terdiri dari 99 balita, 14 ibu menyusui, dan 14 ibu hamil.

Distribusi makanan dilakukan setiap hari menyesuaikan waktu pengantaran dari dapur.

“Selama pemantauan kami sebagai ibu kader, memang ada perubahan. Mulai dari tinggi badan, berat badan balita, ibu menyusui, ibu hamil juga ada perubahan,” ujarnya.

Dampak signifikan terlihat pada dua ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronik (KEK). Setelah rutin mengonsumsi MBG selama tiga hingga empat bulan, kondisi keduanya membaik.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah ibu hamil berusia 15 tahun dengan risiko tinggi karena usia muda dan postur tubuh pendek. Saat awal pemantauan, ia mengalami KEK.

Namun berkat pendampingan bidan dan konsumsi MBG rutin, ia melahirkan normal dengan berat bayi 2,5 kilogram.

“Waktu itu kami takut lahirannya Cesar, tapi ternyata dia bisa lahir normal. Berat anaknya 2,5,” jelas Noviana.

Dari sisi ibu menyusui, 13 dari 14 penerima manfaat tercatat memiliki produksi ASI lancar. Hanya satu ibu yang sejak awal tidak dapat memproduksi ASI dan menggunakan susu formula.

Selain distribusi makanan, kader bersama bidan rutin memberikan edukasi tentang pola makan bergizi, manajemen stres, serta pencegahan baby blues.

Noviana berharap program ini terus berlanjut dan diperluas ke posyandu lain guna menekan angka stunting dan gizi buruk di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup