Kunjungan ke Amman, Presiden Prabowo Disambut Antusias Mahasiswa Indonesia di Yordania

BICARA POLITIK – Presiden Prabowo mendapat sambutan hangat dari mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Yordania, pada Selasa, 24 Februari 2026 malam waktu setempat.

Kedatangan Presiden Prabowo di Amman disambut penuh antusias. Para mahasiswa tampak bersemangat dan mengaku bangga bisa bertemu langsung dengan kepala negara.

“Alhamdulillah kami sangat senang. Sambutannya juga meriah. Tadi kami sempat bersalaman dan berbincang singkat. Pak Presiden menanyakan bagaimana kemampuan bahasa Arab kami dan sudah berapa lama belajar di Yordania,” ujar Fuad.

Mahasiswa yang hadir berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka saat ini menempuh pendidikan strata satu (S1) di University of Jordan.

Nilai Prabowo sebagai Pemimpin Karismatik

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa menyampaikan kesan positif terhadap Presiden Prabowo.

Mereka menilai Presiden sebagai figur pemimpin yang berwibawa dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan bangsa.

“Menurut saya, Pak Prabowo adalah sosok yang karismatik, hebat, dan memiliki semangat perjuangan besar untuk Indonesia,” kata Seransah Najim.

Pertemuan singkat itu juga dimanfaatkan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi.

Mereka berharap pemerintah terus memberikan perhatian kepada pelajar Indonesia di luar negeri, terutama dalam hal beasiswa dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami berharap mahasiswa Indonesia di luar negeri mendapat dukungan lebih, baik dari sisi beasiswa maupun fasilitas lain untuk menunjang pengembangan diri,” ujar Teuku Dayan.

Doa untuk Kelancaran Kunjungan Kenegaraan

Selain menyampaikan harapan, para mahasiswa turut mendoakan agar seluruh agenda kunjungan kerja Prabowo di Yordania berjalan lancar.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan Pak Presiden selama di Yordania dimudahkan dan beliau kembali ke Indonesia dengan selamat,” tutur Fuad.

Kunjungan ini menjadi momen silaturahmi antara Presiden dan diaspora Indonesia di Yordania, sekaligus mempererat hubungan pemerintah dengan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup