Bocoran Dokumen Soros dan Protes Agustus 2025 Indonesia: Dana Aktivis Terungkap

BICARA POLITIK – Dilansir dari sundayguardianlive.com yang diterjemahkan (15/03/26) Gelombang demonstrasi besar yang mengguncang Indonesia pada 25 Agustus hingga 9 September 2025 kini memicu polemik baru terkait dugaan pengaruh pendanaan asing.
Dokumen internal yang diperoleh media India The Sunday Guardian disebut mengungkap aliran dana dari jaringan filantropi global milik George Soros ke organisasi masyarakat sipil di Indonesia.
Dana tersebut disebut disalurkan melalui Yayasan Kurawal, lembaga filantropi yang berbasis di Jakarta, yang berperan sebagai perantara hibah bagi berbagai kelompok masyarakat sipil.
Menurut dokumen yang ditinjau media tersebut, dana berasal dari Open Society Foundations (OSF) dan disalurkan melalui program Network Grants, sebuah skema pendanaan jangka panjang yang bertujuan memperkuat jaringan organisasi sipil di berbagai negara.
Program ini secara eksplisit dirancang untuk memberikan “dukungan yang fleksibel, inti, dan jangka panjang kepada organisasi-organisasi inti” serta memperkuat “koordinasi, aksi kolektif, dan pembelajaran di berbagai isu, wilayah, dan mitra.”
Gelombang protes Agustus–September 2025 sendiri berawal dari kemarahan publik terhadap kenaikan tunjangan dan fasilitas bagi anggota parlemen di tengah meningkatnya biaya hidup. Demonstrasi meluas di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan.
Bentrokan dengan aparat keamanan kemudian memicu kerusuhan di sejumlah daerah. Gedung pemerintah dilaporkan dibakar di Kediri dan Surabaya, sementara sejumlah fasilitas transportasi umum mengalami kerusakan.
Situasi tersebut memaksa Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, membatalkan agenda perjalanan luar negeri karena krisis domestik yang berkembang.















