Close Menu
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Headline

Alumni LPDP Rayakan Anak Jadi WN Inggris, Ucapan “Paspor Lemah” Picu Amarah Netizen!

RedaksiBy RedaksiFebruari 20, 2026

BICARA POLITIK – Dilansir dari harian.fajar.co.id (20/02/26), Alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.

Ia menuai hujatan dari warganet usai merayakan status kewarganegaraan Inggris untuk anak keduanya.

Dalam video yang telah ditonton jutaan kali di platform X (dulu Twitter), Tyas—sapaan akrabnya—memperlihatkan momen saat menerima dokumen resmi dari Home Office Inggris.

Dengan nada emosional, ia menyebut paket tersebut sebagai dokumen penting yang akan mengubah masa depan anak-anaknya.

“Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen penting yang mengubah nasib dan masa depan anak-anakku,” ujar Tyas dalam rekaman tersebut.

Kebahagiaan itu memuncak ketika ia mengonfirmasi bahwa anak keduanya resmi menjadi warga negara Inggris atau British Citizen.

Namun pernyataannya soal kewarganegaraan Indonesia justru memicu kontroversi.

Tyas, yang masih berstatus WNI, menyatakan dirinya sengaja mengupayakan paspor asing bagi anak-anaknya.

“Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” tuturnya.

Pernyataan mengenai “paspor kuat” inilah yang memantik sentimen negatif.

Warganet kemudian menelusuri latar belakang Tyas dan menemukan bahwa ia merupakan alumni beasiswa LPDP, program pendidikan yang dibiayai negara melalui dana publik.

Narasi bahwa Tyas menikmati manfaat dana pajak rakyat namun dianggap merendahkan paspor Indonesia pun ramai digaungkan.

Berbagai komentar keras membanjiri lini masa, mulai dari tudingan tidak tahu berterima kasih hingga sindiran soal moralitas penerima beasiswa negara.

Di tengah gelombang kritik, Tyas memberikan klarifikasi melalui kolom komentar.

Ia menegaskan seluruh kewajiban sebagai penerima beasiswa LPDP telah diselesaikan, termasuk kembali ke Indonesia dan berkontribusi selama lima tahun setelah lulus pada 2017.

“Aku alumni LPDP lulusan 2017, sudah kembali ke Indonesia selama lima tahun dan berkontribusi lewat bisnis saya hingga hari ini,” jelas pendiri bisnis produk ramah lingkungan Sustaination tersebut.

Ia juga meminta publik memisahkan antara status beasiswa yang pernah diterimanya dengan hak kewarganegaraan sang anak yang lahir di Inggris.

Menurutnya, kewarganegaraan tersebut merupakan hak lahir anaknya dan tidak berkaitan dengan dana pendidikan yang pernah ia terima.

Polemik ini berkembang menjadi perdebatan lebih luas tentang nasionalisme, etika penerima beasiswa negara, serta batas antara kebebasan berpendapat dan sensitivitas publik terhadap simbol kebangsaan.

Hingga kini, isu tersebut masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

beasiswa Indonesia inggris lpdp luar negeri medisos netizen paspor pendidikan ri Viral wna wni
Share. Facebook Telegram Threads WhatsApp

Related Posts

Merebut Kembali Ruang Keputusan Indonesia di Abad ke-21

Agustus 5, 2026

Susunan Pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Purwakarta Periode 2026-2031 Resmi Ditetapkan

Juli 21, 2026

Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Sebelum Makan, Investasi Kecil untuk Masa Depan Generasi Sehat

Juli 13, 2026

SPMB Purwakarta 2026 Berjalan Lancar, Disdik Pastikan Seluruh Lulusan SD dan MI Tertampung di SMP-MTs

Juli 2, 2026

Membaca krisis eksistensial di era digital dalam kacamata Søren Kierkegaard

Juni 24, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

Juni 5, 2026
Berita Terpopuler

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

By RedaksiAgustus 31, 2026

Satu Tahun Lagoon Linggarjati! Wisata Air Hits di Kuningan Ini Makin Jadi Favorit Keluarga

By RedaksiMaret 31, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

By RedaksiMei 25, 2026

Skema Kemitraan Dongkrak Program MBG, 24.000 SPPG Kini Beroperasi di Seluruh Indonesia

By RedaksiFebruari 24, 2026

Ombudsman RI Tegaskan Komitmen Integritas dan Hormati Proses Hukum

By RedaksiMaret 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
© 2026 Bicarapolitik.id.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.