Komisi III DPR Desak Polisi Usut Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Negara Diminta Tanggung Biaya Pengobatan

“Kami juga meminta negara menanggung sepenuhnya biaya pengobatan terbaik bagi korban agar dapat segera pulih,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis, 12 Maret 2026 malam.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan insiden tersebut terjadi setelah Andrie menghadiri acara siniar bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut Dimas, serangan tersebut menyebabkan Andrie mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.

“Korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh, terutama tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta area mata,” kata Dimas.

Ia menambahkan, korban langsung dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Andrie diketahui mengalami luka bakar sekitar 24 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup