Bos BGN Jelaskan Alasan 24 Ribu Dapur MBG Terima Insentif Rp6 Juta per Hari

Insentif Rp6 Juta per Hari
Dari sisi anggaran, BGN memberikan insentif Rp6 juta per hari untuk setiap SPPG atau setara sekitar Rp144 juta per bulan.
Dadan menilai skema tersebut lebih hemat dibandingkan jika pemerintah harus membangun sekaligus mengelola seluruh dapur secara mandiri.
Ia menekankan bahwa faktor waktu menjadi nilai utama dalam pola kemitraan ini.
Kecepatan pelaksanaan dinilai sebagai kunci keberhasilan Program MBG.
“Kemudian, yang paling berharga dari proses kemitraan dan saya kira ini harus dihargai oleh negara kepada semua pihak yang turut membangun adalah the winning of time, yaitu kecepatan waktu. Waktu merupakan salah satu faktor di dunia ini yang tidak dapat dikembalikan, bersifat irreversible, dan berjalan satu arah,” jelasnya.
Dadan menegaskan percepatan pembangunan dan penguatan kolaborasi menjadi strategi penting agar target nasional program Makan Bergizi tercapai tepat waktu dan berkelanjutan.












