Close Menu
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Headline

Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8%! DPR Bocorkan Peran Pemerintah & Nasib Status Driver

RedaksiBy RedaksiMei 4, 2026

BICARA POLITIK – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan adanya penurunan biaya potongan yang selama ini dibebankan oleh perusahaan aplikator ojek online (ojol). (04/05/26)

Pernyataan tersebut disampaikan saat audiensi bersama perwakilan serikat buruh dalam momentum May Day 2026 yang berlangsung di Kompleks DPR, Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026.

Selain menyoroti penurunan biaya aplikator, Dasco juga menanggapi tuntutan perubahan status pengemudi ojol dari mitra menjadi karyawan tetap.

Kebijakan Potongan Aplikator

Dasco mengungkapkan bahwa pemerintah kini telah masuk ke dalam struktur perusahaan aplikator, sehingga kebijakan-kebijakan yang ada akan mengalami penyesuaian secara bertahap.

“Aplikator sebagian sudah diambil oleh pemerintah, sehingga sistem kebijakan dan lain-lain akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti, karena ini menyangkut sistem dan lain-lain,” ucap Dasco di hadapan para buruh di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 1 Mei 2026.

Baca juga : Sosialisasi Rumah Tidak Layak Huni di Dusun Air Pessy: Kolaborasi Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Mahasiswa KKN Unpatti Berhasil Edukasi Warga

Ia menegaskan bahwa langkah awal yang dilakukan adalah menurunkan besaran potongan dari aplikator menjadi 8 persen.

“Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 atau 10 persen, ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan,” lanjutnya.

Status Hubungan Kerja Pengemudi Ojol

Sebelumnya, perwakilan dari Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menyuarakan tuntutan agar pemerintah mengubah status pengemudi ojol dari mitra menjadi pekerja tetap.

“Secara umum kami di serikat buruh bersepakat untuk bagaimana pemerintah itu menetapkan statusnya menjadi pekerja, jadi supaya tidak mitra. Karena kalau mitra yang kita tahu selama ini ya masih secara sepihak ditentukan oleh pihak aplikator,” ujar perwakilan aliansi Gebrak saat rapat audiensi.

Menanggapi hal tersebut, Dasco menyampaikan bahwa saat ini pemerintah masih melakukan simulasi serta kajian terkait kemungkinan perubahan status tersebut.

Baca juga : Pemecahan Dapil DPRD Jakarta Selatan Jelang Hukum Baru Pemilu dan Perubahan Status Jakarta

“Nah, tadi pembahasan-pembahasan mengenai apakah kemudian jadi pekerja, jadi mitra, itu masih disimulasikan,” kata Dasco.

Ia juga menegaskan bahwa organisasi pengemudi ojol akan tetap dilibatkan dalam proses pembahasan tersebut.

“Nanti itu juga tetap yang organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembug karena pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, itu mengambil bagian saham, gitu,” jelasnya.

DPR gojek grab indrive jalanan maxim ojek online ojol pekerjaan pemerintah transportasi
Share. Facebook Telegram Threads WhatsApp

Related Posts

Merebut Kembali Ruang Keputusan Indonesia di Abad ke-21

Agustus 5, 2026

Bupati Purwakarta Om Zein Klarifikasi Lagu ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejat’ yang Viral di Medsos: Itu Cerita tentang Diri Saya

Juli 1, 2026

Membaca krisis eksistensial di era digital dalam kacamata Søren Kierkegaard

Juni 24, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

Juni 5, 2026

HMI dan Aliansi Mahasiswa serta Masyarakat Peduli Lingkungan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tolak Pertambangan Ilegal dan Mafia Solar

Juni 5, 2026

DPP PPP Resmi Tetapkan Habib Salim Syueb sebagai Ketua DPC PPP Purwakarta

Juni 2, 2026
Berita Terpopuler

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

By RedaksiAgustus 31, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

By RedaksiMei 25, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

By RedaksiJuni 5, 2026

IPM Jawa Barat Melejit! Tahun 2025 Tembus Target, Ini Rahasia di Baliknya

By RedaksiMaret 31, 2026

Ombudsman RI Tegaskan Komitmen Integritas dan Hormati Proses Hukum

By RedaksiMaret 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
© 2026 Bicarapolitik.id.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.