BICARA POLITIK – Masyarakat di Jawa Barat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Campak selama periode mudik Idulfitri 2026.
Peringatan ini disampaikan menyusul lonjakan kasus campak dalam setahun terakhir di wilayah tersebut.
Data Dinas Kesehatan Jawa Barat menunjukkan jumlah kasus campak sepanjang 2025 mencapai 1.785 kasus, meningkat tajam dibandingkan 2024 yang tercatat sebanyak 271 kasus.
Sementara pada periode Januari hingga Februari 2026, kasus campak tercatat sebanyak 252 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat Vini Adiani menjelaskan campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular.
