Virus dapat menyebar melalui percikan batuk atau bersin penderita, kontak langsung, maupun menyentuh benda yang telah terkontaminasi virus.
Menurutnya, satu orang penderita campak bahkan dapat menularkan penyakit tersebut kepada 12 hingga 18 orang lainnya.
“Idulfitri identik dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi serta banyaknya pertemuan antarindividu. Karena itu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang mudah menular seperti campak,” ujar Vini, pada Kamis, 11 Maret 2026.
Ia menambahkan langkah paling efektif untuk mencegah penularan campak adalah dengan melengkapi imunisasi hingga dosis kedua, terutama bagi anak usia 9 hingga 59 bulan sebelum melakukan perjalanan mudik.
Saat ini, sejumlah daerah di Jawa Barat juga tengah melaksanakan program Catch Up Campaign (CUC) atau imunisasi kejar serempak guna memperluas cakupan perlindungan terhadap penyakit tersebut. Program ini memprioritaskan anak usia 9–59 bulan.
