Close Menu
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Headline

DPR Sahkan Hibah Kapal Patroli 18 Meter dari Jepang untuk TNI AL

RedaksiBy RedaksiFebruari 20, 2026

BICARA POLITIK – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui rencana penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) berupa satu paket kapal patroli 18 meter class dari Pemerintah Jepang untuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Persetujuan tersebut diberikan setelah Komisi I DPR RI menyampaikan laporan hasil pembahasan dalam rapat yang digelar di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 19 Februari 2026.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno, menjelaskan persetujuan DPR merupakan syarat wajib sesuai Pasal 23 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Aturan itu mewajibkan pemerintah memperoleh persetujuan DPR sebelum menerima hibah atau pinjaman dari pemerintah maupun lembaga asing.

“Komisi I DPR RI telah melaksanakan rapat kerja bersama Menteri Pertahanan RI, Panglima TNI beserta jajaran kepala staf angkatan, serta Kementerian Keuangan RI pada Selasa, 10 Februari 2026. Rapat tersebut menghasilkan keputusan strategis terkait persetujuan penerimaan hibah Alpahankam,” ujar Dave dalam rapat paripurna.

Dalam rapat kerja tersebut, Komisi I menyetujui hibah senilai 1,9 miliar yen yang diberikan Pemerintah Jepang kepada TNI AL.

Hibah itu disalurkan melalui skema Official Security Assistance sebagaimana tercantum dalam surat Menteri Pertahanan RI kepada Ketua DPR RI Nomor B/2875/M/XI/2025 tertanggal 24 November 2025.

Dave berharap forum paripurna menyetujui hasil pembahasan tersebut agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.

Menindaklanjuti laporan Komisi I, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta persetujuan anggota dewan dalam sidang paripurna.

“Apakah laporan Komisi I DPR RI atas persetujuan penerimaan hibah patrol boat 18 meter class dari Pemerintah Jepang dapat disetujui?” tanya Puan kepada peserta sidang.

Sidang Paripurna menyatakan setuju. Dengan demikian, penerimaan hibah kapal patroli dari Pemerintah Jepang untuk memperkuat armada TNI AL resmi disahkan dalam forum DPR RI.***

DPR Hibah Jepang kapal patroli TNI AL
Share. Facebook Telegram Threads WhatsApp

Related Posts

Merebut Kembali Ruang Keputusan Indonesia di Abad ke-21

Agustus 5, 2026

Bupati Purwakarta Om Zein Klarifikasi Lagu ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejat’ yang Viral di Medsos: Itu Cerita tentang Diri Saya

Juli 1, 2026

Membaca krisis eksistensial di era digital dalam kacamata Søren Kierkegaard

Juni 24, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

Juni 5, 2026

HMI dan Aliansi Mahasiswa serta Masyarakat Peduli Lingkungan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tolak Pertambangan Ilegal dan Mafia Solar

Juni 5, 2026

DPP PPP Resmi Tetapkan Habib Salim Syueb sebagai Ketua DPC PPP Purwakarta

Juni 2, 2026
Berita Terpopuler

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

By RedaksiAgustus 31, 2026

Satu Tahun Lagoon Linggarjati! Wisata Air Hits di Kuningan Ini Makin Jadi Favorit Keluarga

By RedaksiMaret 31, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

By RedaksiMei 25, 2026

Skema Kemitraan Dongkrak Program MBG, 24.000 SPPG Kini Beroperasi di Seluruh Indonesia

By RedaksiFebruari 24, 2026

Ombudsman RI Tegaskan Komitmen Integritas dan Hormati Proses Hukum

By RedaksiMaret 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
© 2026 Bicarapolitik.id.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.