Menko Pangan Ungkap Presiden Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Stabilitas Harga Bahan Pokok

BICARA POLITIK – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar terhadap kestabilan harga bahan pokok penting (bapokting).

Pesan tersebut disampaikan Presiden dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri di Istana Negara, Senin (9/2/2026).

Zulkifli menuturkan, Presiden menekankan agar harga pangan tetap terkendali, terutama menjelang momen hari besar keagamaan seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.

“Perintah Bapak Presiden jelas, harga pangan tidak boleh naik, justru harus turun. Ini tentu bukan pekerjaan mudah,” ujar Zulkifli Hasan saat menjadi narasumber dalam Rapim Polri di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, stabilisasi harga pangan membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk peran aktif Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengawasi distribusi dan mencegah praktik permainan harga oleh tengkulak.

Zulkifli mencontohkan pengalaman saat pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Saat itu, harga di lapangan masih berada di bawah ketentuan.

“Ketika itu kami kesulitan karena harga gabah masih Rp6.000 bahkan Rp5.500. Setelah Kapolri hadir dan Polri ikut turun tangan, biasanya para tengkulak langsung reda. Alhamdulillah, kebijakan itu akhirnya berhasil,” ungkapnya.

Menurut Zulkifli, berkat dukungan Polri, harga gabah kini telah sesuai dengan ketetapan pemerintah. Hal tersebut juga diakui oleh Perum Bulog yang mencatat harga gabah petani saat ini rata-rata telah berada di atas harga acuan.

Selain menjaga stabilitas harga pangan, Zulkifli juga mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menilai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri menjadi salah satu yang terbaik dalam pelaksanaan program tersebut, terutama dalam penyediaan dapur umum.

“Di awal memang sulit membangun dapur MBG. Namun jajaran Polri mengambil peran besar. Sekarang sudah lebih dari 500 dapur, dan dapur milik Polri kualitasnya termasuk yang terbaik. Saya melihat langsung di berbagai daerah,” kata Zulkifli.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan Polri terus diperkuat agar stabilitas pangan nasional serta program-program strategis Presiden dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup