Setahun Pemerintahan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Gunakan Survei Publik untuk Evaluasi Program Pembangunan

Menurutnya, intervensi pembangunan harus dilakukan berdasarkan data yang jelas dan kajian yang komprehensif.
Sebagai contoh, dalam upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah daerah perlu mengetahui secara detail wilayah dengan tingkat kerentanan tertinggi agar program yang dirancang benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau ingin mengentaskan kemiskinan, kita harus tahu secara detail di mana titik paling rentan, berapa jumlahnya, dan seperti apa bentuk intervensi program yang tepat. Program yang dijalankan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus memberikan solusi nyata,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keselarasan antara perencanaan pembangunan dan kebutuhan riil masyarakat di setiap wilayah.
Misalnya, pembangunan infrastruktur harus menyesuaikan kebutuhan setempat, apakah berupa perbaikan jalan, pembangunan jembatan, atau penyediaan saluran air.
Selain itu, Rudy menilai tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, bukan hanya karena peran kepala daerah.
“Tingkat kepuasan masyarakat bukan hanya karena Bupati Bogor dan Wakil Bupati, tetapi merupakan hasil dari kinerja seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bogor. Keberhasilan pemerintah adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi yang kuat,” tegasnya.
Ia berharap hasil survei ini dapat menjadi landasan dalam memperkuat perencanaan pembangunan pada tahun 2026, termasuk dalam penyusunan perubahan APBD agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.












