Sementara itu, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hadi Wijaya menyampaikan, pada Idulfitri 2026, musim hujan masih terjadi sehingga berpotensi memicu gerakan tanah, terutama di lereng curam dan batuan vulkanik yang lapuk.
Oleh karena itu, masyarakat perlu mewaspadai terjadinya gerakan tanah. Hadi menyebutkan ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat, yakni di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.
Ia pun merinci beberapa jalur utama yang perlu diwaspadai karena rawan gerakan tanah, salah satunya Jalur Puncak. Jalur tersebut rawan longsor saat hujan deras.
Jalur utama lain yang perlu diwaspadai yaitu Jalan Raya Cibadak-Sukabumi dan Garut Selatan yang merupakan akses menuju pegunungan dan wisata alam.
Selain itu, jalur Lembang-Maribaya-Subang yang berpotensi longsor di tepi tebing dan hutan.
