Close Menu
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Politik

51 Juta Data Warga Jabar Disatukan! Strategi Baru Pemprov Agar Bantuan dan Program Tepat Sasaran

RedaksiBy RedaksiMaret 11, 2026Updated:Maret 11, 2026

Ia menyebut bahwa berbagai tantangan masih dihadapi dalam pengelolaan data pembangunan, mulai dari data yang tidak akurat, tidak mutakhir, hingga fragmentasi data antarinstansi yang membuat kebijakan sering kali tidak tepat sasaran.

“Permasalahan data seperti ketidakakuratan, keterlambatan pembaruan, serta fragmentasi antarinstansi dapat menyebabkan analisis pembangunan menjadi bias dan berpotensi menghasilkan kebijakan yang tidak efektif,” jelas Dini.

Menurutnya, melalui implementasi program Satu Data Indonesia, pemerintah berupaya membangun tata kelola data nasional yang lebih terpadu dan terstandarisasi sehingga dapat menjadi rujukan utama dalam proses perencanaan pembangunan.

“Satu Data Indonesia berperan sebagai orchestrator data nasional yang memastikan data pembangunan dikelola secara terstandar, terintegrasi, dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah,” ujarnya.

Dini juga menyoroti pentingnya pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama dalam mendukung berbagai program perlindungan sosial serta intervensi pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Melalui DTSEN, pemerintah dapat mengidentifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih komprehensif sehingga program pembangunan dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa integrasi data dalam skala besar harus tetap memperhatikan aspek keamanan serta perlindungan data pribadi masyarakat.

“Integrasi dan pemanfaatan data pembangunan harus diimbangi dengan penerapan prinsip keamanan dan pelindungan data pribadi agar pemanfaatan data tetap etis, aman, dan dipercaya oleh masyarakat,” ungkapnya.

1 2 3
akses data digital diskominfo dtesn ekonomi informasi jabar jawa barat masyarakat pemerintah provinsi Teknologi
Share. Facebook Telegram Threads WhatsApp

Related Posts

Becak Listrik Prabowo Hadir di Purwakarta: Teknologi Menyapa Pejuang Keluarga

September 30, 2026

43 Tahun Desa Dangdeur dan Satu Tahun Pasar Sasagara, Warga Gelar Pesta Budaya dan Seni Galura Jomantara

September 27, 2026

Bupati Purwakarta Buka Jalan Santai dan Ngosrek Istimewa Dies Natalis KAHMI ke-60

September 26, 2026

Dari Tradisi hingga Hiburan, Hajat Lembur Tegaldatar Pererat Kedekatan Bupati dengan Warga

September 25, 2026

Aktivitas Warga Cipetir Purwakarta Makin Lancar Jalan Sudah Mulus

September 25, 2026

Bupati Purwakarta Om Zein Kebut Pembangunan Jalan Hingga Gang Sempit

September 25, 2026
Berita Terpopuler

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

By RedaksiAgustus 31, 2026

Skema Kemitraan Dongkrak Program MBG, 24.000 SPPG Kini Beroperasi di Seluruh Indonesia

By RedaksiFebruari 24, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

By RedaksiMei 25, 2026

Ombudsman RI Tegaskan Komitmen Integritas dan Hormati Proses Hukum

By RedaksiMaret 16, 2026

BGN Apresiasi Persis sebagai Mitra Awal Program MBG, SPPG Garut Jadi Percontohan

By RedaksiFebruari 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
© 2026 Bicarapolitik.id.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.