45 Hektare Lahan Negara di Depok Disiapkan untuk 170 Ribu Rumah Rakyat, Ini Inisiatif Komdigi

BICARA POLITIK – Dilansir dari komdigi.go.id (11/03/26), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengapresiasi langkah Kementerian Komunikasi dan Digital yang mengusulkan pemanfaatan lahan negara seluas sekitar 45 hektare di Depok, Jawa Barat, untuk pembangunan sekitar 170 ribu unit rumah rakyat.
Lahan milik Kemkomdigi tersebut selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Namun, kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung program penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menjelaskan gagasan ini muncul setelah kementeriannya melakukan penataan aset dan menemukan sejumlah lahan negara yang masih berstatus idle namun dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik.
“Ada aset negara yang sifatnya idle, ini aset negara yang bisa dimanfaatkan dijadikan hunian yang layak bagi masyarakat melalui program-program Bapak Presiden, lokasinya juga bagus dan strategis,” ujar Meutya di kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa (10/03/2026).
Ia menambahkan kawasan tersebut diperkirakan mampu menampung hingga sekitar setengah juta warga apabila dikembangkan menjadi kawasan permukiman.
Sementara itu, Maruarar Sirait—yang akrab disapa Ara—menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Kemkomdigi yang bersedia menghibahkan lahan tersebut untuk program pembangunan rumah rakyat.
“Saya sangat berbahagia Ibu Meutya punya inisiatif untuk menyerahkan lahan kementerian yang cocok dijadikan perumahan rakyat di Depok,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa tim dari Kementerian PKP dan Kementerian Komunikasi dan Digital telah melakukan koordinasi serta survei langsung ke lokasi guna memastikan kesiapan kawasan tersebut untuk pembangunan perumahan.















