Close Menu
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Headline

Kadisdik Purwanto Sampaikan Pesan KDM yang Ingin Seluruh Siswa di Jabar Cinta Alam Sejak Dini

RedaksiBy RedaksiFebruari 9, 2026
Kadisdik Purwanto Sampaikan Pesan KDM yang Ingin Seluruh Siswa di Jabar Cinta Alam Sejak Dini.

BICARA POLITIK – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dr. Purwanto kembali mengingatkan jajarannya untuk menanamkan semangat kecintaan seluruh siswa di Jawa Barat terhadap alam dan lingkungan.

Menurut Purwanto, pesan itu disampaikan beberapa kali oleh Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) kepadanya.

“KDM selalu meminta saya agar para guru dalam proses belajar mengajarnya selalu menanamkan semangat mencintai alam,” katanya kepada pers di Bandung, Senin (9/2/2026).

Mengutip pesan KDM, Purwanto menjelaskan, bahwa masa depan bumi ini sangat ditentukan oleh sikap generasi mudanya hari ini.

Karena itu, ajakan dan ajaran mencintai alam sejak dini kepada para siswa bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan mendasar.

Purwanto berpendapat, sekolah tidak hanya bertugas mencerdaskan akal, tetapi juga membentuk karakter yang peduli, bertanggung jawab, dan beretika terhadap lingkungan hidup.

Dalam pandangan Purwanto, alam bukan sekadar latar belakang kehidupan manusia, melainkan sumber kehidupan itu sendiri.

Air, udara, tanah, dan hutan adalah penopang keberlangsungan umat manusia.

“Ketika siswa sejak kecil diajak memahami hubungan ini, mereka akan tumbuh dengan kesadaran bahwa merusak alam sama artinya dengan merusak masa depan mereka sendiri. Sebaliknya, menjaga alam berarti merawat kehidupan,” ungkapnya.

Dalam konteks itulah, lanjut Purwanto, sejak dirinya menjabat Kepala Dinas Pendidikan di Purwakarta, semangat mencintai alam itu sudah dirintis. Salah satunya, lewat gerakan menanam bambu.

Menurut Purwanto, bambu dapat menjadi sarana pembelajaran yang sangat konkret dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dan bambu adalah tanaman yang tumbuh cepat, kuat, dan serbaguna.

Yang pasti, bambu juga mampu menyerap karbon, mencegah erosi tanah, menyimpan air, sekaligus memberi manfaat ekonomi dan budaya.

“Dimulai dari alat rumah tangga, bangunan, hingga seni dan musik tradisional, bambu hadir sebagai bukti bahwa alam menyediakan solusi yang ramah lingkungan jika dikelola dengan bijak,” tegasnya.

Mencintai bambu, kata Purwanto, berarti belajar menghargai kearifan alam dan kearifan lokal.

Siswa dapat diajak menanam bambu, merawatnya, serta memahami manfaat ekologis dan sosialnya.

Dari proses pembelajaran itu, kata Purwanto, mereka belajar kesabaran, tanggung jawab, dan kerja sama.

Bambu mengajarkan bahwa sesuatu yang tampak sederhana dapat memberi manfaat besar bagi banyak orang.

Lebih jauh lagi, Purwanto menjelaskan, kepedulian terhadap bambu dapat menjadi pintu masuk bagi pendidikan lingkungan yang lebih luas.

Siswa tidak hanya diajak menghafal teori, tetapi mengalami langsung praktik menjaga alam.

“Pengalaman seperti inilah yang nanti akan membentuk empati ekologis, kesadaran batin bahwa manusia adalah bagian dari ekosistem, bukan penguasa tunggalnya,” tegasnya.

Purwanto berharap, dengan menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan bambu sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan ekologis.

“Generasi inilah yang kelak mampu mengambil keputusan pembangunan yang adil, berkelanjutan, dan berpihak pada kelestarian bumi,” tegasnya.***

Share. Facebook Telegram Threads WhatsApp

Related Posts

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

Agustus 31, 2026

Merebut Kembali Ruang Keputusan Indonesia di Abad ke-21

Agustus 5, 2026

Jalan Cimuntuk–Malangnengah Akhirnya Diperbaiki, Warga Nikmati Akses Lebih Nyaman

Juni 29, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

Juni 5, 2026

HMI dan Aliansi Mahasiswa serta Masyarakat Peduli Lingkungan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tolak Pertambangan Ilegal dan Mafia Solar

Juni 5, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

Mei 25, 2026
Berita Terpopuler

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

By RedaksiAgustus 31, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

By RedaksiMei 25, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

By RedaksiJuni 5, 2026

IPM Jawa Barat Melejit! Tahun 2025 Tembus Target, Ini Rahasia di Baliknya

By RedaksiMaret 31, 2026

Ombudsman RI Tegaskan Komitmen Integritas dan Hormati Proses Hukum

By RedaksiMaret 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
© 2026 Bicarapolitik.id.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.