Close Menu
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Bicara Politik
  • Home
  • Politik
  • Nasional
  • Hukum
  • Olahraga
  • Regional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Indeks
Nasional

Tekanan Kerja Meningkat, Psikolog Soroti Realita PHK hingga Minim Lapangan Kerja

adminBy adminFebruari 6, 2026Updated:Februari 8, 2026
Tekanan Kerja Meningkat, Psikolog Soroti Realita PHK hingga Minim Lapangan Kerja

Tekanan Kerja Meningkat, Psikolog Soroti Realita PHK hingga Minim Lapangan Kerja

BICARA POLITIK – Tekanan ekonomi tidak hanya berdampak pada keluarga, tetapi juga dirasakan luas oleh masyarakat, khususnya dalam urusan pekerjaan. (04/01/26)

Psikolog Irfan Aulia menilai kondisi ekonomi saat ini memberi tekanan psikologis yang besar bagi publik.

“Kita kerja susah, orang bilang angka ekonomi naik tapi realitanya kanan-kiri orang dipecatin,” ujar Irfan.

Baca Juga: Keluarga Besar Disdik-PGRI Purwakarta Bantu Rehabilitasi Rumah Penjaga Sekolah yang Terbakar 

Ia menambahkan bahwa sektor informal memang banyak menyerap tenaga kerja, namun belum mampu menjadi penopang utama ekonomi masyarakat.

“Sektor informal kita paling banyak, okelah sektor informal itu membantu tapi kan nggak ada penggeraknya,” tuturnya.

Kondisi tersebut sejalan dengan laporan World Bank East Asia and The Pacific Economic Update October 2025 yang menyebut kawasan Asia Timur dan Pasifik tengah menghadapi kesulitan dalam penyediaan lapangan kerja.

Baca Juga: Janji Keras Antikorupsi Menggema, Mahfud MD Bongkar Fakta Kasus Besar yang Mandek di 2025 

Laporan itu secara khusus mencatat bahwa satu dari tujuh pemuda di Indonesia dan China berstatus pengangguran dan kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Selain itu, Bank Dunia juga menyoroti masih banyaknya masyarakat di Asia Timur dan Pasifik yang bergantung pada sektor informal.

Sementara itu, Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Surya Lukita Warman, pada September 2025 mengungkapkan bahwa setiap tahun terdapat sekitar 10,7 juta orang di Indonesia yang membutuhkan pekerjaan.

Baca Juga: Diteror Bom Molotov dan Bangkai Ayam, DJ Donny Sentil Pelaku dan Lapor Polda Metro

Jumlah tersebut belum termasuk pekerja yang terkena PHK maupun mereka yang keluar dari pekerjaan dan kembali mencari pekerjaan baru.

Share. Facebook Telegram Threads WhatsApp

Related Posts

Merebut Kembali Ruang Keputusan Indonesia di Abad ke-21

Agustus 5, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

Juni 5, 2026

HMI dan Aliansi Mahasiswa serta Masyarakat Peduli Lingkungan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tolak Pertambangan Ilegal dan Mafia Solar

Juni 5, 2026

Momentum Hari Kebangkitan Nasional, UMJ Resmikan I-CHIP untuk Kawal Kebijakan Kesehatan Berbasis Bukti

Mei 21, 2026

Taman Spiral Malang Mendadak ‘Menyala’! Aktivasi Kreatif Ini Bikin Publik Terkesima

Mei 11, 2026

Keracunan MBG Terulang! 252 Siswa SD di Jaktim Jadi Korban, Diduga dari Menu Ini

Mei 11, 2026
Berita Terpopuler

BULOG bersama Bapanas Salurkan 181 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan di Jawa Barat

By RedaksiAgustus 31, 2026

Viral WO Marwah Diduga Tipu Pengantin di Bekasi, Aldy-Feny Rugi Rp85,5 Juta dan Resmi Lapor Polisi

By RedaksiMei 25, 2026

Dituding Tak Transparan, Kepala SPPG Sukatani 2 Buka Fakta Mengejutkan soal Program Makan Bergizi Gratis!

By RedaksiJuni 5, 2026

IPM Jawa Barat Melejit! Tahun 2025 Tembus Target, Ini Rahasia di Baliknya

By RedaksiMaret 31, 2026

Ombudsman RI Tegaskan Komitmen Integritas dan Hormati Proses Hukum

By RedaksiMaret 16, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
© 2026 Bicarapolitik.id.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.