Viral Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp15 Ribu? BGN Bongkar Fakta Sebenarnya, Ternyata Segini Biaya Makanannya!

BICARA POLITIK – Dikutip dari kompas.com (24/02/26), Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa anggaran bahan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sebesar Rp15.000 per porsi seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Wakil Kepala Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa biaya bahan makanan sebenarnya berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi, tergantung kelompok penerima manfaat.
Untuk balita, peserta PAUD, TK, RA, serta siswa SD/MI kelas 1–3, anggaran bahan pangan ditetapkan sebesar Rp8.000 per porsi.
Sementara itu, siswa SD/MI kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui mendapatkan alokasi Rp10.000 per porsi.
Ia menerangkan bahwa total anggaran Rp13.000 hingga Rp15.000 per porsi tidak sepenuhnya digunakan untuk membeli bahan makanan.
Sebagian dana dialokasikan untuk kebutuhan operasional serta insentif bagi yayasan atau mitra pelaksana program.
Dari anggaran tersebut, sekitar Rp3.000 per porsi digunakan untuk biaya operasional, termasuk pembayaran listrik, air, gas, internet, insentif relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), guru penanggung jawab, kendaraan operasional, iuran BPJS Ketenagakerjaan, hingga perlengkapan kebersihan dan bahan bakar distribusi makanan.
Selain itu, terdapat alokasi Rp2.000 per porsi untuk sewa fasilitas dan sarana pendukung, seperti dapur produksi, gudang penyimpanan, kamar mes, instalasi pengolahan air limbah, sistem penyaringan air, serta berbagai peralatan memasak modern.
Dalam petunjuk teknis terbaru Nomor 401.1, anggaran fasilitas tersebut dikategorikan sebagai insentif sarana SPPG yang disediakan mitra dengan nilai sekitar Rp6 juta per hari, berdasarkan asumsi satu unit SPPG melayani 3.000 penerima manfaat.
BGN juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melaporkan jika ditemukan menu MBG yang tidak sesuai dengan standar anggaran.
Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional dan objektif guna memastikan program berjalan sesuai ketentuan.












