Gandum & Kedelai AS Nol Persen, Pemerintah Pastikan Harga Tahu-Tempe Tak Naik

BICARA POLITIK – Dilansir dari komdigi.go.id (22/02/26), Sebagai bagian dari kesepakatan dagang timbal balik dengan Amerika Serikat, Indonesia memberikan fasilitas tarif nol persen untuk sejumlah produk utama asal Negeri Paman Sam, terutama komoditas pertanian seperti gandum dan kedelai.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pangan berbasis impor.
Dengan tarif nol persen, masyarakat tidak dibebani biaya tambahan atas produk turunan seperti mi, tahu, dan tempe.
Ia menjelaskan, langkah ini memastikan bahan baku impor dari Amerika Serikat tetap terjangkau sehingga tidak memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.
Selain itu, pemerintah akan menerapkan strategic trade management guna memastikan perdagangan berjalan aman dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan di luar tujuan ekonomi dan perdamaian.
Perjanjian perdagangan ini akan berlaku setelah seluruh tahapan hukum dan konsultasi parlemen rampung, dengan masa efektif 90 hari setelahnya.
Ketentuan dalam ART juga dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan tertulis kedua negara.
Airlangga menyebut kesepakatan ini sebagai fondasi penguatan hubungan ekonomi jangka panjang yang saling menguntungkan bagi Indonesia dan Amerika Serikat.












