Survei Indekstat Januari 2026: Elektabilitas Prabowo Dipepet Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan

BICARA POLITIK – Lembaga Indekstat Research & Data Science merilis survei nasional bertajuk Peta Elektoral Januari 2026 untuk memotret tingkat elektabilitas tokoh politik dan partai menjelang kontestasi mendatang.

Head of Political Indekstat Konsultan Indonesia, Saiful Muhjab, menyampaikan bahwa simulasi jika pemilu digelar hari ini menunjukkan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka masih unggul telak dengan perolehan 67,4 persen.

“Sementara itu, pasangan Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar meraih 12,1 persen dan Ganjar Pranowo–Mahfud MD memperoleh 5,1 persen,” ucap Saiful dikutip Bipol dari jpnn.com pada Senin, 16 Februari 2026.

Kepuasan Publik Tinggi

Survei yang sama juga mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran mencapai 79,2 persen.

“Selain itu, persepsi positif terhadap kinerja pemerintah pusat berada di angka 85,8 persen,” lanjut Saiful.

Indekstat juga menemukan tingkat optimisme masyarakat yang tinggi, yakni 82,6 persen responden meyakini Indonesia akan bergerak ke arah yang lebih baik.

Peta Elektabilitas Partai

Pada level partai politik, Partai Gerindra memimpin elektabilitas tertutup dengan 37,0 persen.

Posisi berikutnya ditempati PDI Perjuangan sebesar 7,9 persen, Partai Kebangkitan Bangsa 7,7 persen, Partai Demokrat 6,9 persen, Partai Golkar 5,8 persen, Partai Keadilan Sejahtera 5,3 persen, serta Partai Amanat Nasional 3,9 persen.

Saiful menambahkan, tingkat loyalitas pemilih tertinggi tercatat pada pendukung PKS (78,5 persen), PDI Perjuangan (77,4 persen), Golkar (74,1 persen), Gerindra (72,3 persen), dan Partai NasDem (72,2 persen).

Bursa Capres 2029

Dalam simulasi elektabilitas tertutup calon presiden 2029, Prabowo kembali mendominasi dengan 48,9 persen.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menempati posisi kedua dengan 16,9 persen, disusul Anies Baswedan sebesar 10,1 persen.

Secara kewilayahan, Prabowo unggul di Bali-Nusa (61,1 persen), Sulawesi (59,3 persen), dan Jawa Timur (52,5 persen). Dedi Mulyadi mendominasi Jawa Barat dengan 48,3 persen serta mencatat dukungan signifikan di Kalimantan (21,8 persen).

Adapun Anies Baswedan memperoleh dukungan terbesar di Sumatera (17,9 persen) dan Sulawesi (17,1 persen).

Indekstat melaksanakan survei pada 11–25 Januari 2026 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi secara proporsional.

Survei ini memiliki margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Sumber : jpnn.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup