Dialog Kebangsaan Densus 88 Polri di Batam untuk Tangkal Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

BICARA POLITIK – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggelar Dialog Kebangsaan bertajuk “Interreligius Dialogue and Action” di Pacific Palace Hotel, Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu, 8 Februari 2026.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme di wilayah Kepulauan Riau.
Dialog kebangsaan tersebut diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri atas tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta mahasiswa.
Melalui forum ini, Densus 88 AT Polri mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan memperkuat toleransi.
Tim Pencegahan Densus 88 AT Polri menyampaikan sejumlah materi terkait ciri-ciri individu yang terpapar paham intoleran, radikal, dan terorisme.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini di lingkungan masing-masing.
Salah satu anggota Tim Pencegahan Densus 88 AT Polri, Ipda R. Satriya Dedy Kurnia, S.H., menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan.
“Kami mengharapkan masyarakat Kepulauan Riau dapat berperan aktif dan menjadi garda terdepan dalam menangkal pengaruh paham-paham yang mengancam persatuan bangsa,” ucap Satriya dikutip dari laman tribratanews, sore ini.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga diingatkan akan pentingnya literasi digital dan penggunaan media sosial secara bijak.
Masyarakat diimbau tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian maupun narasi ekstrem yang kerap disebarkan kelompok teror melalui platform digital.
Melalui dialog kebangsaan ini, Densus 88 AT Polri berharap tumbuh kesadaran kolektif lintas agama dan generasi untuk menjaga keharmonisan, memperkuat toleransi, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan damai di Kepulauan Riau. ***












